Pengalaman Operasi Fibroadenoma mammae

jadi kalau kalian sudah baca ceritaku sebelumnya, ini adalah operasi ke 4 ku, sebelumnya ku sudah pernah operasi ablasio retina, pengangkatan minyak silicon di bola mata, dan katarak. kalau ditanya bagaimana perasaanmu operasi terus? sedih sih, bener-bener di awal rasanya nangis terus, tapi di operasi FAM ini adalah operasi yang paling nyaman (?) tapi tingkat kecemasannya tinggi, kenapa?

Jadi gini, pada tahun 2016 saya merasakan ada benjolan di payudara kiri, rasanya sih sekitar 2cm, keras, kerasa bentuk bulat seperti batu. Saya langsung searching di internet untuk mencari tahu apa benda yang kira-kira ada di payudara kiriku itu. setelah banyak membaca dapat ditarik kesimpulan antara itu FAM (fibroadenoma mammae) atau bisa juga yg parah-parah seperti tumor ganas. nah panik dong, maka saya lalu chat ibu saya, dan akhirnya memutuskan untuk diperiksa ke dokter

Saat ke dokter, ditanya-tanya oleh dokter dan lalu dokter melakukan pengecekan terhadap payudara saya. kata dokter, iya ada tumor, dioperasi aja ya sabtu besok. hari ini coba usg mammae dulu aja sambil daftar operasi. saya dan ibu bingung lah, kalo kata ibu sih beliau ga tega, anaknya udah operasi 2x dan masih akan operasi katarak, terus bakal operasi fam juga? hmmmm semacam 2 operasi mengantre beruntun. akhirnya saya usg mammae dulu dan ditemukan tumor sebesar 3.9*1.75*2.5 cm yang katanya sih itu sudah besar. ternyata juga di payudara kanan saya ditemukan tumor seukuran sekitar 3cm, yang saya heran kok bisa ada, padahal sewaktu saya melakukan sadari saya tidak menemukan benjolan pada payudara kanan. karena masih ada operasi katarak yang akan dilakukan, maka saya dan ibu memutuskan untuk tidak usah dahulu mengoperasi payudara, lebih ke demi kesehatan mental dulu sih, memperbaiki mental yang syok karena disuruh operasi terus hiks.

Berikutnya saya menjalani kehidupan seperti biasa dan pada tahun 2018 ini saya sekeluarga memutuskan untuk memeriksa lagi payudara saya (penyakit yang terlupakan) ini. dokter yang kali ini lebih ramah dan santai, setelah mengecek payudara saya beliau langsung menjadwalkan operasi dan menyuruh saya usg. saat dokter meraba payudara saya, dokter bilang tumornya udah gede, sekitar 5cm, jadi diangkat aja ya tumornya. hasil usg sih menunjukkan bahwa tumor tersebut fam jinak, tapi tetap saja saya khawatir kalau tumor tersebut ganas atau bagaimana.

tibalah hari h, saya akan dioperasi. sebelum operasi saya melakukan serangkaian pemeriksaan umum seperti rontgen paru dan test darah. untuk perasaan saat sebelum operasi sih tidak terlalu degdegan, jujur aja sih ini operasi paling santai yang pernah saya rasakan, gaada rasa takut, mungkin ku sudah terlatih operasi(?) sedihsih wkwkwk. saya masuk ruang operasi, berbaring di meja operasi, lalu diinfuskan obat bius. tak lama kemudian saya terbangun, saya melihat jam dan berpikir wah cepat sekali ini operasi cuma 1 jam. kalau rasa sakit di payudara lumayan terasa sih, tapi saya diberi antinyeri dan antibiotik intravena untuk mengatasi rasa sakit dan mencegah infeksi.

Setelah 10 hari dari operasi, saya mendapat hasil patologi anatomi dari benjolan tumor tersebut. syukurlah tumor tersebut merupakan fam dan tidak ada tanda-tanda malignansi atau keganasan. untuk ukuran dari benjolan tersebut adalah 4*1.75cm, berbentuk oval. untuk benjolan di payudara kanan saya tidak diambil, karena hanya berukuran tak sampai 1cm, ternyata ukurannya berkurang dari sebelumnya yang sampai 3cm, saya juga kurang tahu kenapa bisa berkurang, mungkin karena saat itu saya sangat menjaga pola makan dengan banyak minum jus buah segar, tidak makan daging dan pengawet serta penyedap rasa.

Untuk saran saya, jika kalian mengalami ada benjolan di payudara jangan panik dulu, karena belum tentu tumor tersebut ganas. penyakit seperti FAM ini adalah gangguan umum yang biasanya diderita oleh wanita di bawah 30 tahun. ukurannya pun bisa berubah, tergantung siklus haid juga. lebih baik kalau sudah tau ada benjolan langsung diperiksakan saja, lalu kalau dokter menyarankan operasi, baiknya dioperasi saja, jangan kaya saya sampai memelihara benjolan 2 tahunan lebih wkwkwk.

Oiya, untuk perawatan pasca operasi, perban tidak saya ganti sampai 1minggu, lalu setelah seminggu perban dilepas dan jahitan juga dilepas. saat jahitan dilepas rasanya lumayan sakit tapi masih teratasi lah hahahh. terus kalau bisa jangan melakukan kegiatan yang berat dahulu, seperti saya waktu itu masih sekitar seminggu setelah operasi, jahitan sudah dilepas, tetapi saya melakukan kegiatan yang lumayan berat, jadinya luka berdarah lagi. untuk perawatan lukanya sendiri, perban masih saya pakai sampai sebulan setelah operasi, bahkan ini sudah lebih. luka sebisa mungkin jangan terkena air. perban diganti setiap hari dan selalu diolesi antibiotik agar tidak infeksi. untuk bekas luka saya kurang tahu apakah akan hilang, tapi beberapa mengatakan akan sedikit berbekas, dari pengalaman saya sih sekarang masih ada garis sekitar 2cm dan jaringan masih sedikit keras (sekarang baru 1 bulan dari saya operasi), untuk bentuk payudara kebetulan tidak berubah sama sekali, kata dokter nanti akan menyesuaikan sendiri

yah akhir kata terima kasih sudah membaca cerita saya ini, semoga teman-teman yang memiliki nasib seperti saya tetap semangat yaaa, God Bless :)

Komentar

  1. Salam kenal aku dea.. aku abis lepas jahitan operasi fam hari ini.. trus msih diperban jga.. km pake perban tu kan 1 bulan kan? Abis pake salep penghilang bekas luka pas stlah 1 bulan tu ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setelah seminggu sudah ganti perban terus dan oles salep antibiotik dari dokter

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Operasi Ablasi Retina